sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Presiden Instruksikan Seluruh Kekuatan Nasional Turun, Tangani Musibah Banjir Bandang di Sumatera

News editor Riyan Rizki Roshali
30/11/2025 15:43 WIB
Presiden memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan turun tangan dalam penanganan dampak musibah banjir bandang di Sumatera.
Presiden Instruksikan Seluruh Kekuatan Nasional Turun, Tangani Musibah Banjir Bandang di Sumatera. (Foto: BNPB)
Presiden Instruksikan Seluruh Kekuatan Nasional Turun, Tangani Musibah Banjir Bandang di Sumatera. (Foto: BNPB)

IDXChannel—Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh kekuatan nasional untuk turun menangani bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana, bersama Kepala BNPB, TNI-Polri, dan Pemprov Sumatra Utara, di Bandar Udara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Minggu (30/11/2025).

“Kami di kabinet diperintahkan oleh Pak Presiden untuk semua jajaran menteri terlibat aktif di dalam tanggap darurat ini mendukung BNPB. Beliau juga langsung perintahkan untuk mengerahkan seluruh kekuatan nasional fokus untuk penanganan tanggap darurat ini secepat-cepatnya,” ujar dia.

Tugas-tugas yang diinstruksikan presiden antara lain melakukan evakuasi, mengerahkan logistik, mengerahkan tenaga kesehatan, memulihkan infrastruktur yang rusak. Baik infrastruktur komunikasi maupun transportasi. 

Pratikno menyebutkan, pemerintan telah menyalurkan bantuan hingga pemulihan komunikasi di wilayah terdampak di Aceh, Sumut hingga Sumbar. Sampai saat ini, sejumlah lembaga pemerintah telah mengirimkan bantuan. 

“Pemberian logistik terus mengalir baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Di beberapa titik akan terus bertambah dan didistribusikan. Jadi ini seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk mempercepat tanggap darurat dan segera memulihkan semuanya,” katanya.

Dia menjelaskan, pemerintah juga menyiapkan skenario rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Namun pemerintah juga tetap akan fokus ke penanganan tanggap darurat

Sebelumnya, BNPB melaporkan data terbaru korban banjir bandang Sumatera. Sebanyak 316 korban yang meninggal dunia. Terdiri dari 172 orang jiwa di Sumatera Utara, 90 jiwa di Sumatera Barat, dan 54 jiwa di Aceh.

Sementara untuk korban yang hilang hingga hari ini mencapai 289 jiwa. Dengan rincian di Sumatera Utara 147 orang, Aceh 55 orang, dan Sumatera Barat 87 orang. 


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement