Sebaliknya, memindahkan warga secara total ke lokasi penampungan yang aman dan terencana jauh lebih efektif untuk menyelamatkan nyawa dan pemulihan korban.
Pemerintah wajib segera menentukan titik-titik aman yang bebas dari risiko bencana, memiliki akses jalan utama, dan mudah dijangkau logistik serta tenaga kesehatan.
Pembangunan penampungan harus memenuhi standar kemanusiaan yang layak, mencakup air bersih, sanitasi, ruang keluarga yang manusiawi, posko kesehatan, dan ruang belajar darurat.
Syafruddin menggarisbawahi bahwa langkah evakuasi total dari desa berisiko tinggi adalah prasyarat penting untuk memulai tahap pemulihan yang lebih luas, termasuk aspek ekonomi.
Di lokasi penampungan yang aman, distribusi makanan, layanan kesehatan, pendataan, dan perlindungan sosial dapat dilakukan secara sistematis.