Jauh sebelum merger dengan Teikoki dan menjadi INPEX Corporation pada 2008, INPEX membangun Blok Mahakam mulai 1970. Lokasi itu adalah lapangan migas pertama yang dioperasikan oleh INPEX.
Tiga tahun kemudian, INPEX merambah ke Abu Dhabi dengan mengakuisisi Blok ADMA. Lalu pada 1977, nama ‘North Sumatra Offshore Petroleum Exploration Co., Ltd.’ diubah menjadi Indonesia Petroleum Ltd.
Tahun-tahun berikutnya, INPEX memperluas wilayah operasi hingga Kazakhstan, Australia, dan Indonesia. Tepatnya pada 1998, INPEX mulai masuk ke Masela. Lalu pada tahun 2000, INPEX menemukan lapangan gas abadi.
Pada 2026, lapangan gas tersebut diresmikan dan ditargetkan mulai berproduksi secepatnya. Hingga saat ini, selain beroperasi di Indonesia, INPEX Corporation memiliki proyek migas dan EBTK (renewable energy) di negara-negara lain.
Antara lain, Proyek LNG Ichthys di Australia, proyek EBTK di Norwegia dan Australia, dan Abu Dhabi. INPEX juga masih mengoperasikan sejumlah lapangan serta fasilitas migas di Jepang. Untuk proyek EBTK, INPEX menggarap proyek energi berbasis tenaga angin dan surya.
(Nadya Kurnia)