sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Selat Hormuz Diblokade, Saudi Aramco Geser Pengiriman Minyak ke Laut Merah

News editor Rahmat Fiansyah
08/03/2026 07:30 WIB
Saudi Aramco mulai menggeser pengiriman minyak mentah (crude oil) ke Laut Merah setelah Selat Hormuz dblokade Iran.
Saudi Aramco mulai menggeser pengiriman minyak mentah (crude oil) ke Laut Merah setelah Selat Hormuz dblokade Iran. (Foto: Reuters)
Saudi Aramco mulai menggeser pengiriman minyak mentah (crude oil) ke Laut Merah setelah Selat Hormuz dblokade Iran. (Foto: Reuters)

Kendati demikian, sejumlah kapal masih tetap mengisi di Ras Tanura, Teluk Arab. Namun, perang yang berkepanjangan antara Iran dan Israel memaksa kapal-kapal tersebut menghentikan pengiriman lewat Selat Hormuz.

Aramco sebelumnya menyatakan, perusahaan telah mengirimkan minyaknya dari wilayah timur ke  barat dengan memanfaatkan pipa. Kapasitas pipa tersebut mampu membawa hampir seluruh minyak produksi Saudi di angka 7 juta barel.

Kendati demikian, pengiriman melalui Laut Merah bukannya tanpa risiko. Kapal-kapal dari Yanbu harus melewati Selat Bab el-Mandeb yang dapat dijangkau oleh militan Houthi yang dibekingi Iran.

Perang Iran-Israel telah mendorong harga minyak mentah dunia. Harga minyak Brent berada di level USD92,69 per barel, sedangkan WTI berada di kisaran USD90,90 per barel, melesat lebih dari 30 persen sejak perang berkecamuk.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement