Selain doa bersama, Bachtiar menyebut GPCI juga mendorong peran Indonesia yang lebih besar dalam misi kemanusiaan untuk Gaza. Dia berharap penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza tak cuma mengandalkan jalur laut.
“Ke depan kita ingin peran Indonesia harus lebih besar lagi. Dan yang akan berangkat harusnya lebih besar-besar lagi. Saya berharap tidak cuma satu jalur laut. Saya berharap ada banyak jalur laut, banyak jalur darat, dan banyak jalur udara,” katanya.
Diketahui, sembilan WNI aktivis Global Sumud Flotilla yang sebelumnya ditahan militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turki, dan dijadwalkan pulang ke Indonesia.
WNI yang sempat ditahan otoritas Israel meliputi Herman Budianto Sudarsono dan Ronggo Wirasanu dari GPCI-Dompet Dhuafa, Andi Angga Prasadewa dari GPCI-Rumah Zakat, Asad Aras Muhammad dari GPCI-Spirit of Aqso, Hendro Prasetyo dari GPCI-SMART 171, serta Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari TV Tempo, dan Rahendro Herubowo dari GPCI.
(Nur Ichsan Yuniarto)