Bandara Budiarto ditutup mulai pukul 18.26 WIB berdasarkan NOTAM C1097/26 (NOTAMR C1094/26). Adapun Bandara Pagar Alam ditutup mulai pukul 18.55 WIB berdasarkan NOTAM C1099/26 (NOTAMR C1088/26).
Selain itu, Bandara Taufik Kiemas ditutup mulai pukul 18.03 WIB berdasarkan NOTAM C1096/26 (NOTAMR C1091/26).
AirNav Indonesia menyatakan penutupan sejumlah bandar udara tersebut dilakukan untuk mendukung keselamatan penerbangan di tengah perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"Seiring dengan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang semakin meluas, AirNav Indonesia menerbitkan pembaruan informasi aeronautika terkait penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan bandara terdampak lainnya," tulis AirNav Indonesia dalam siaran pers, Minggu (6/9/2026).
AirNav memastikan terus memantau kondisi ruang udara dan pergerakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembaruan informasi aeronautika akan dilakukan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.