Sementara itu, pada periode 2024/2025, angka kejadian juga relatif tinggi pada 19 dan 23 Desember 2025, yang masing-masing mendekati 20 kejadian per hari.
Sementara dari sisi dampak kecelakaan, jumlah korban luka ringan relatif stabil, bahkan sedikit menurun, dari 197 orang pada Nataru 2024/2025 menjadi 194 orang pada Nataru 2025/2026.
Korban luka berat justru mengalami penurunan cukup signifikan, dari 88 orang menjadi 58 orang. Namun, jumlah korban meninggal dunia meningkat tajam, dari 12 orang pada periode sebelumnya menjadi 38 orang pada Nataru 2025/2026.
Jika dilihat dari persentase tingkat fatalitas, korban luka ringan masih mendominasi pada kedua periode, yakni 66 persen pada 2024/2025 dan naik tipis menjadi 67 persen pada 2025/2026.
Persentase luka berat turun dari 30 persen menjadi 20 persen. Sebaliknya, proporsi korban meninggal dunia meningkat dari 4 persen menjadi 13 persen dari total korban.