sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menhub Sebut 110 juta Orang Lakukan Perjalanan Selama Periode Nataru 2025/2026

News editor Iqbal Dwi Purnama
21/01/2026 08:59 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan hasil evaluasi penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan hasil evaluasi penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Foto: Dok. Kemenhub)
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan hasil evaluasi penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Foto: Dok. Kemenhub)

IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan hasil evaluasi penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada DPR RI. Tercatat ada 110 juta orang melakukan perjalanan selama periode tersebut. 

"Saya mewakili Kementerian Perhubungan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja sama, kolaborasi, dan keterlibatan berbagai pihak yang telah terjalin dengan baik dan harmonis, selama penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi  dalam Raker bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (20/1/2026). 

Menhub menyebut berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD), selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tercatat sekitar 110,43 juta orang melakukan perjalanan. Angka ini meningkat 16,65 persen dibandingkan realisasi Nataru 2024/2025 yang mencapai sekitar 94,67 juta orang. 

"Kenaikan signifikan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur panjang, sekaligus menjadi tantangan besar dalam menjaga kelancaran dan keselamatan transportasi," kata Menhub.

Pemerintah mengoperasikan posko terpadu dengan titik pantau di ratusan simpul transportasi yakni 115 terminal tipe A, 62 terminal Tipe B, 471 stasiun KA, 257 bandara, 264 pelabuhan laut, 248 pelabuhan penyeberangan, 42 gerbang tol, dan 44 jalan arteri untuk memastikan respons cepat terhadap dinamika lapangan, termasuk kondisi cuaca ekstrem.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement