sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tol Tangerang-Merak KM50 Kerap Banjir, Sungai Cidurian Siap Dibangun Tanggul Permanen

News editor Rahmat Fiansyah
12/02/2026 02:00 WIB
Kementerian PU tengah menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap melanda ruas Jalan Tol Tangerang-Merak KM50.
Kementerian PU tengah menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap melanda ruas Jalan Tol Tangerang-Merak KM50. (Foto: Dok. PU)
Kementerian PU tengah menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap melanda ruas Jalan Tol Tangerang-Merak KM50. (Foto: Dok. PU)

Berkat langkah cepat ini, kondisi ruas tol telah pulih sepenuhnya dan kini dapat dilalui dengan aman oleh seluruh golongan kendaraan, memastikan kelancaran mobilisasi barang dan penumpang.

Selain fokus pada pemulihan konektivitas tol, BBWS C3 juga melakukan penanganan darurat di sejumlah titik di Banten yang terdampak banjir dan longsor akibat tingginya debit Sungai Cidurian.

Di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Kementerian PU mengerahkan 2 unit mobile pump berkapasitas 250 liter/detik. Pompa ini difungsikan untuk menyedot genangan di area Pondok Pesantren Sabulussalam guna memastikan aktivitas belajar mengajar para santri dapat kembali berjalan normal. Prasarana mobile pump ini tetap disiagakan di lokasi sebagai langkah antisipasi mengingat debit air sungai masih relatif tinggi.

Sementara itu, longsor sepanjang 200 meter juga terjadi di Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, dan mengakibatkan runtuhnya 8 rumah warga. Merespons hal tersebut, BBWS C3 melakukan perkuatan tebing sungai menggunakan metode pemasangan bronjong.

Bronjong yang digunakan berupa anyaman kawat berlapis galvanis berisi batu. Struktur ini berfungsi menahan arus sungai, mengurangi tekanan tanah, serta mencegah longsor susulan tanpa menghambat aliran air, sehingga kerusakan permukiman tidak meluas.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement