sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

TPST Bantargebang Longsor, Gubernur DKI Tutup Sementara Jalur 4A

News editor Danandaya Arya Putra
09/03/2026 13:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pengiriman sampah ke lokasi tersebut tetap berjalan, namun sementara ini dialihkan melalui jalur.
TPST Bantargebang Longsor, Gubernur DKI Tutup Sementara Jalur 4A
TPST Bantargebang Longsor, Gubernur DKI Tutup Sementara Jalur 4A

IDXChannel - Jalur operasional zona 4A tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, ditutup sementara. Hal ini dilakukan usai gunung sampah di area tersebut longsor pada Minggu (9/3/2026).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pengiriman sampah ke lokasi tersebut tetap berjalan, namun sementara ini dialihkan melalui jalur zona 3. 

"Sebagai langkah mitigasi, layanan di Zona 4A ditutup sementara. Pengiriman sampah ke TPST Bantargebang diminimalkan operasionalnya, dialihkan ke Zona 3, serta disiapkan dua titik baru sambil dilakukan perapian," kata Pramono di Balai Kota, Jakarta Senin (9/3/2026).

"Untuk sementara ini, sambil menunggu Zona 4A diselesaikan, maka Zona 3 dan dua zona baru sedang kita persiapkan untuk bersifat temporary, sementara, jadi tidak permanen. Dan harapan kami adalah untuk Zona 4 ini, 4A, segera bisa dipulihkan kembali," kata Pramono.

Pramono menjelaskan insiden longsor ini dipicu adanya curah hujan tinggi melanda kawasan tersebut. Hujan deras diduga membuat struktur tumpukan sampah yang sudah menggunung mengalami pergeseran sliding, hingga akhirnya terjadi longsor. 

"Akibat hujan yang deras dan lama, dan tumpukan yang memang sudah tinggi menyebabkan terjadinya sliding atau longsor sehingga mengakibatkan korban empat orang," kata dia.

Adapun pasca kejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat sejak kemarin malam. Operasi ini untuk memastikan keselamatan petugas dan penanganan korban terdampak.

"Penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, melibatkan Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat di wilayah setempat. dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan tujuh unit ambulans yang dioperasikan pada saat proses evakuasi," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement