IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Trump mengaku kecewa Mojtaba Khamenei Terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.
Mojtaba baru-baru ini diumumkan sebagai pengganti ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi Negeri Mullah tersebut.
“Kami pikir ini hanya akan menyebabkan lebih banyak masalah yang sama bagi negara itu,” kata Trump kepada wartawan dalam konferensi pers di Florida, dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (10/3/2026).
Ketika ditanya apakah pemimpin baru itu akan menjadi sasaran serangan, Trump menolak berkomentar.
Israel telah mengatakan akan mencoba membunuh pemimpin Iran yang baru. Serangan AS dan Israel pada akhir bulan lalu menewaskan ayah Mojtaba dan memicu perang besar di Timur Tengah.
"Saya pikir mereka melakukan kesalahan besar (memilih Mojtaba)," kata Trump kepada NBC News.
Pada masa kepmimpinan ayahnya, Mojtaba tidak pernah memegang jabatan apa pun. Namun, dia dikabarkan memiliki hubungan erat dengan Korps Garda Revolusi Islam, pasukan paramiliter Iran yang sangat berpengaruh. (Wahyu Dwi Anggoro)