"Saya pikir mereka melakukan kesalahan besar (memilih Mojtaba)," kata Trump kepada NBC News.
Pada masa kepmimpinan ayahnya, Mojtaba tidak pernah memegang jabatan apa pun. Namun, dia dikabarkan memiliki hubungan erat dengan Korps Garda Revolusi Islam, pasukan paramiliter Iran yang sangat berpengaruh. (Wahyu Dwi Anggoro)