Uni Eropa menangguhkan proses ratifikasi kesepakatan dagang dengan AS, sementara negosiator India dikabarkan menunda kunjungan ke Washington.
"Putusan Mahkamah Agung sangat disayangkan," kata Trump.
Seusai putusan Mahkamah Agung, Trump mengumumkan tarif global baru sebesar 10 persen. Bea masuk ini disebut Trump memiliki dasar hukum yang jauh lebih kuat. (Wahyu Dwi Anggoro)