Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, tetapi hanya memproduksi 1,25 juta barel per hari.
Produksi minyak Venezuela jauh di bawah potensinya setelah bertahun-tahun kurangnya investasi, salah urus, dan sanksi.
Trump tidak mengungkapkan struktur perjanjian, ladang atau perusahaan yang terlibat, maupun bagaimana AS akan menjalankan kendali atas cadangan minyak tersebut.
Pengumuman Trump tersebut menyusul negosiasi selama berminggu-minggu mengenai akses jangka panjang kepada perusahaan-perusahaan AS ke sejumlah ladang minyak Venezuela.
Para pejabat Venezuela dijadwalkan menandatangani serangkaian perjanjian minggu depan yang memberikan hak eksplorasi dan produksi minyak baru kepada sejumlah perusahaan, khususnya perusahaan AS.