IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan program Pilah Sampah akan dievaluasi secara berkala setiap dua pekan. Adapun program pilah sampah dilakukan lantaran mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu seperti popok sekali pakai, pembalut, dan tisu kotor.
"Saya sudah minta kepada Biro KDH (Kepala Daerah), setiap dua minggu sekali kita akan mengevaluasi perkembangan dari apa gerakan pilah sampah ini," ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Program Pilah Sampah tersebut dijalankan berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
"Ini kami serius karena ini untuk menangani persoalan sampah yang ada di Jakarta karena Bantargebang sudah tidak mampu lagi," kata Pramono.
Pramono juga meminta pasar-pasar di bawah pengelolaan Pasar Jaya mulai melakukan pemilahan sampah secara mandiri. Sampah organik nantinya akan diolah menjadi pupuk.