IDXChannel - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melaporkan sebanyak 20 jamaah haji Indonesia dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi, per Jumat 8 Mei 2026. Sementara, masih ada 77 jamaah yang masih menjalani perawatan.
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha mengungkapkan, terdapat empat jamaah haji Indonesia yang meninggal di Tanah Suci, mereka adalah Ngadikin Harjowiyono (56) dari Kulon Progo, Sibiatun Saji (72) dari Lamongan, Munisah Ijil Muhammad (87) dari Lombok Tengah, dan Siti Totou Umar (67) dari Ternate.
“Terkait data jamaah wafat, hingga 8 Mei 2026 tercatat 20 jamaah wafat di Arab Saudi. Kemenhaj menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan seluruh hak layanan jamaah wafat terpenuhi sesuai prosedur,” ujar dia dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Dari sisi kesehatan, Ichsan melaporkan, hingga saat ini tercatat 170 jamaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), 352 jamaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi, dan 77 jamaah masih menjalani perawatan.
Kemenhaj juga mengingatkan jamaah untuk disiplin menjaga kesehatan mengingat suhu di Madinah dan Makkah berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celcius.
“Jamaah kami imbau untuk mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan, memperbanyak minum air, menggunakan pelindung diri, dan segera melapor apabila mengalami gangguan kesehatan. Menjaga kesehatan adalah bagian penting dari kesiapan menuju puncak haji,” ujar Ichsan.
Kemenhaj, kata Ichsan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang terus bekerja siang dan malam melayani jamaah, serta kepada seluruh jamaah yang tetap tertib, disiplin, dan mematuhi arahan petugas.
“Haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan bukan sekadar slogan, tetapi komitmen pelayanan yang terus kami wujudkan di lapangan,” katanya.
(Dhera Arizona)