IDXChannel—Mengajar dan melatih anak-anak untuk ikut berpuasa di bulan Ramadan dapat menjadi tantangan tersendiri, tetapi bermanfaat positif bagi anak. Belajar puasa dapat menjadi proses belajar yang bermakna.
Selain melatih kesabaran dan pengendalian diri, puasa juga menjadi sarana menanamkan nilai agama sejak dini.
Namun, proses pembiasaan puasa membutuhkan pendekatan yang tepat agar anak tidak tertekan. Secara bertahap, penuh kasih sayang, dan disesuaikan dengan usia serta kemampuan anak, puasa dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan.
Oleh karena itu, orang tua perlu memahami strategi yang efektif agar anak dapat belajar berpuasa dengan semangat dan rasa bahagia.
Melansir beragam sumber (24/2/2026), berikut lima tips yang bisa membantu orang tua mengajarkan anak berpuasa dengan cara yang menyenangkan dan tidak memberatkan.
5 Tips Mengajarkan dan Melatih Anak untuk Puasa Ramadan
1. Kenalkan Konsep Puasa Secara Bertahap
Sebelum meminta anak untuk berpuasa penuh, jelaskan terlebih dahulu apa itu puasa dan mengapa umat Muslim melakukannya. Gunakan bahasa yang sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Untuk anak kecil, orang tua bisa memulai dengan puasa setengah hari agar mereka terbiasa. Strategi puasa setengah hari ini sudah dilakukan sejak zaman dulu, generasi milenial turut merasakannya saat kecil.