sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

5 Tips Mengajarkan dan Melatih Anak untuk Ikut Puasa Ramadan, Begini Triknya

Syariah editor Annastasya Rizqa
24/02/2026 14:35 WIB
Proses pembiasaan puasa membutuhkan pendekatan yang tepat agar anak tidak tertekan.
5 Tips Mengajarkan dan Melatih Anak untuk Ikut Puasa Ramadan, Begini Triknya. (Foto: Morinaga)
5 Tips Mengajarkan dan Melatih Anak untuk Ikut Puasa Ramadan, Begini Triknya. (Foto: Morinaga)

IDXChannel—Mengajar dan melatih anak-anak untuk ikut berpuasa di bulan Ramadan dapat menjadi tantangan tersendiri, tetapi bermanfaat positif bagi anak. Belajar puasa dapat menjadi proses belajar yang bermakna.  

Selain melatih kesabaran dan pengendalian diri, puasa juga menjadi sarana menanamkan nilai agama sejak dini. 

Namun, proses pembiasaan puasa membutuhkan pendekatan yang tepat agar anak tidak tertekan. Secara bertahap, penuh kasih sayang, dan disesuaikan dengan usia serta kemampuan anak, puasa dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan. 

Oleh karena itu, orang tua perlu memahami strategi yang efektif agar anak dapat belajar berpuasa dengan semangat dan rasa bahagia. 

Melansir beragam sumber (24/2/2026), berikut lima tips yang bisa membantu orang tua mengajarkan anak berpuasa dengan cara yang menyenangkan dan tidak memberatkan.

5 Tips Mengajarkan dan Melatih Anak untuk Puasa Ramadan

1. Kenalkan Konsep Puasa Secara Bertahap

Sebelum meminta anak untuk berpuasa penuh, jelaskan terlebih dahulu apa itu puasa dan mengapa umat Muslim melakukannya. Gunakan bahasa yang sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. 

Untuk anak kecil, orang tua bisa memulai dengan puasa setengah hari agar mereka terbiasa. Strategi puasa setengah hari ini sudah dilakukan sejak zaman dulu, generasi milenial turut merasakannya saat kecil. 

2. Berikan Contoh yang Baik

Anak mungkin belum mahir memahami nasihat orang dewasa, tetapi mereka pandai meniru perilaku orang tuanya. Oleh karena itu, tunjukkan sikap positif saat berpuasa, seperti tetap sabar, tidak mengeluh, dan menjalankan ibadah dengan ikhlas. 

Dengan melihat contoh langsung dari kedua orang tuanya, anak akan lebih termotivasi untuk ikut berpuasa.

3. Ciptakan Suasana Ramadan yang Menyenangkan

Buat momen Ramadan menjadi istimewa bagi anak, misalnya dengan menghias rumah bertema Ramadan, mengajak anak menyiapkan menu sahur atau berbuka, serta melibatkan mereka dalam kegiatan ibadah ringan. 

Suasana yang hangat dan menyenangkan akan membuat anak merasa bahwa puasa bukanlah beban.

4. Perhatikan Asupan Gizi Anak

Pastikan anak tetap mendapatkan makanan bergizi saat sahur dan berbuka. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat, protein, serta buah dan sayur agar energi anak tetap terjaga. Hindari memaksa anak berpuasa jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan.

5. Beri Apresiasi dan Dukungan

Setiap usaha anak dalam berpuasa patut diapresiasi. Berikan pujian, pelukan, atau hadiah kecil sebagai bentuk dukungan. Jika anak belum mampu menyelesaikan puasa, jangan memarahi, tapi beri semangat agar mereka mau mencoba lagi di hari berikutnya.

Dengan pendekatan yang sabar dan penuh kasih, mengajari anak berpuasa di bulan Ramadan bisa menjadi pengalaman berharga bagi seluruh keluarga. Hal yang terpenting, fokuslah pada proses belajar anak, bukan semata-mata pada hasilnya.

Biasanya, orang tua memberi hadiah berupa uang THR saat Lebaran sesuai jumlah hari anak berpuasa sebagai bentuk apresiasi karena berhasil ikut berpuasa saat Ramadan. Cara ini dapat menjadi opsi untuk memberi apresiasi agar anak semangat untuk berlatih puasa.  

Itulah sejumlah tips untuk mengajarkan dan melatih anak untuk puasa Ramadan. 


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement