Menurutnya, waktu pagi menjadi periode paling sibuk di kawasan miqat. Bahkan pada Kamis besok, lebih dari 10 kloter dijadwalkan bergerak menuju Makkah sebelum pukul 07.00 waktu Arab Saudi.
Selain kepadatan jamaah, kesiapan fasilitas umum juga menjadi perhatian petugas. Salah satunya akses toilet yang pembukaannya masih menunggu petugas setempat.
Kondisi itu kerap memicu antrean jamaah, terutama saat kedatangan bus berlangsung hampir bersamaan.
“Kalau fasilitas belum siap sementara jamaah datang dalam jumlah besar, tentu bisa menghambat pergerakan. Karena itu petugas harus cepat mengurai kepadatan,” katanya.
Operasional pemberangkatan jamaah dari Madinah menuju Makkah melalui Bir Ali kini memasuki hari ke-14. Hingga Selasa (12/5/2026), sebanyak 225 kloter atau sekitar 88 ribu jamaah telah melintasi Bir Ali untuk mengambil miqat.