AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,835
USD/IDR 14,305
Emas
837,181 / gram

Berangkat Hari Ini, Kloter Pertama Umrah Tes PCR di Asrama Haji Pondok Gede

SYARIAH
Putranegara/Kontri
Sabtu, 08 Januari 2022 06:58 WIB
500 jamaah umrah asal Indonesia menjalani proses pemeriksaan Covid-19 dengan test RT-PCR di Asrama Haji, Pondok Gede, sebelum berangkat.
Berangkat Hari Ini, Kloter Pertama Umrah Tes PCR di Asrama Haji Pondok Gede (Dok.MNC Media)
Berangkat Hari Ini, Kloter Pertama Umrah Tes PCR di Asrama Haji Pondok Gede (Dok.MNC Media)

IDXChannel - 500 jamaah umrah asal Indonesia menjalani proses pemeriksaan Covid-19 dengan test RT-PCR di Asrama Haji, Pondok Gede, sebelum berangkat melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta), pada hari ini. 

Dalam video yang dibagikan oleh Direktur Utama Bina Haji Umrah Khusus Kementerian Agama (Kemenag) RI, Nur Arifin, tampak para jamaah tersebut sedang menjalani tes RT-PCR guna memastikan dirinya tidak terpapar virus corona. 

Tes usap itu juga dilakukan 24 jam sebelum diberangkatkannya para rombongan ke tanah suci. Kegiatan itupun menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 

Diketahui, jamaah tersebut masuk ke dalam kloter pertama awal yang mengacu pada Kebijakan Umrah Satu Pintu atau one gate policy (OGP) dengan menggunakan asrama haji Pondok Gede, Jakarta sebagai lokasi skrinning kesehatan 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Direktur Utama Bina Haji Umrah Khusus Kementerian Agama (Kemenag) RI, Nur Arifin mengatakan kloter pertama, sebanyak 420 jemaah yang berasal dari Asosiasi  Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) ini akan diberangkatkan menggunakan pesawat reguler Lion Air dan 80 orang menggunakan Qatar Airlines. 

"Jemaah dari Samira Ali yang tergabung dalam Asosiasi HIMPUH," ujar Arifin saat dihubungi MNC Portal, Jumat,(07/1/2022).

Arifin menyampaikan banyaknya jumlah jemaah tersebut tidak lain karena tingginya animo masyarakat untuk menjalankan ibadah umrah ke tanah suci. Serta berdasarkan hasil rapat dengan Kemenag dengan Kementrian/Lembaga terkait pada 3 Januari 2022 lalu menyebutkan bahwa memang tidak ada larangan berpergian keluar negeri dan hanya perlu dikendalikan saja oleh satgas covid-19 setempat.

"Animo masyarakat kita yang tinggi sekali bahwasanya kita tidak menunggu terus karena fakta bahwa tidak ada larangan berpergian ke luar negeri. Kalau dikendalikan umrah bisa dirasakan tapi dengan pengawalan dan pengendalian yang tepat,"ucapnya.

Sehingga pada keberangkatan awal ini, Kemenag akan melakukan sebanyak 4 (empat) kali penerbangan awal dengan menggunakan konsep OGP. Setelah itu, pihak nya akan melakukan evaluasi terkait hal tersebut.

"Untuk 4 kali pemberangkatan awal masih di Soekarno Hatta dengan konsep OGP di asrama sehari sebelum keberangkatan.  Setelah 4 kali ada evaluasi lagi, apakah sudah bisa disebar di masing-masing embarkasi atau masih harus tetap OGP kita fokuskan ke asrama haji ini,"ujar dia.

"Kita lihat mudah-mudahan 4 kali hasilnya bagus. Nanti kita evaluasi lagi,"tutur dia. 

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD