AALI
9875
ABBA
324
ABDA
6600
ABMM
1435
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3410
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
348
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1300
ALKA
304
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.87
-1.14%
-5.85
IHSG
6655.17
-1.06%
-71.21
LQ45
949.49
-1.07%
-10.27
HSI
24656.46
-1.24%
-309.09
N225
27588.37
0.24%
+66.11
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
847,156 / gram

Berikut Pengurus PBNU 2022-2027, Sejumlah Tokoh Perempuan Masuk 

SYARIAH
Widya Michella
Kamis, 13 Januari 2022 11:59 WIB
Berikut struktur lengkap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027.
Berikut Pengurus PBNU 2022-2027, Sejumlah Tokoh Perempuan Masuk (Dok.MNC Media)
Berikut Pengurus PBNU 2022-2027, Sejumlah Tokoh Perempuan Masuk (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Struktur lengkap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027 telah diumumkan pada Rabu,(12/1/2022) digedung PBNU, Jakarta. 

Setidaknya ada ratusan pengurus yang terdiri dari  struktur mustasyar (dewan penasihat), syuriyah (dewan syuro), dan tanfidziyah (dewan pelaksana), PBNU tidak hanya mengakomodasi perwakilan daerah dan para habaib, tetapi juga perwakilan sejumlah perempuan. Kini ada beberapa tokoh perempuan yang masuk dalam struktur baru PBNU masa bakti 2022-2027.

Beberapa perempuan yang masuk kepengurusan PBNU yaitu berada di jajaran Mustasyar seperti Nyai Nafisah Sahal Mahfudz; Nyai Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid (Istri Gus Dur); dan Nyai Mahfudloh Ali Ubaid.

Dengan demikian sebagai informasi berikut penjelasan mengenai dewan mustasyar, syuriyah, dan tanfidziyah yang dikutip pada laman resmi NU Online pada Kamis,(13/1/2022). 


Mustasyar

Pada pasal 14 ayat 2 Anggaran Dasar Nahdlatul Ulama dijelaskan bahwa mustasyar adalah penasihat yang terdapat pada pengurus besar, pengurus wilayah, pengurus cabang/pengurus cabang istimewa, dan majelis wakil cabang.

Kemudian dalam Anggaran Dasar Bab VIII tentang Tugas dan Wewenang, pasal 17 menjelaskan bahwa mustasyar bertugas dan berwenang memberikan nasihat kepada pengurus Nahdlatul Ulama menurut tingkatannya baik diminta atau pun tidak.

Pada Ensiklopedia Nahdlatul Ulama Jilid 3 (2014: 134) menjelaskan bahwa mustasyar berfungsi sebagai ishah zatil bayn, untuk menyelesaikan persengketaan. Mustasyar mempunyai wewenang menyelenggarakan rapat internal jika dianggap perlu. Meski demikian, Mustasyar tidak memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan pengurus.

Syuriyah

Pada pasal 14 ayat 3 Anggaran Dasar Nahdlatul Ulama dijelaskan bahwa syuriyah adalah pimpinan tertinggi Nahdlatul Ulama.

Jabatan di dalam pengurus harian syuriyah terdiri dari rais ‘aam, wakil rais ‘aam, beberapa rais, katib ‘aam, dan beberapa katib.

Kemudian pada pasal 18 Anggaran Dasar Nahdlatul Ulama menjelaskan bahwa syuriyah bertugas dan berwenang membina dan mengawasi pelaksanaan keputusan-keputusan organisasi sesuai tingkatannya.

A’wan

Pada Anggaran Dasar NU pasal 15 ayat 1 (c) menjelaskan bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terdiri dari Pengurus Besar Lengkap Syuriyah.

Sedangkan dalam Ensiklopedia Nahdlatul Ulama Jilid 1 (2014: 160) menyebut bahwa A’wan menjadi bagian dari Pengurus Lengkap Syuriyah.

A'wan terlibat terutama dalam pengambilan kebijakan dalam rapat pleno atau forum permusyawaratan organisasi yang lebih tinggi, seperti musyawarah nasional (munas), konferensi besar (konbes), dan muktamar.


Tanfidziyah

Dalam Anggaran Dasar NU pasal 14 ayat 4 dijelaskan bahwa tanfidziyah adalah pelaksana.

Jabatan di dalam struktur tanfidziyah terdiri dari ketua umum, wakil ketua umum, sekretaris jenderal, beberapa wakil sekretaris jenderal, bendahara umum, dan beberapa bendahara.

Pada pasal 19 dijelaskan bahwa tanfidziyah mempunyai tugas dan wewenang menjalankan pelaksanaan keputusan-keputusan organisasi sesuai tingkatannya. 

Halaman : 1 2 3
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD