AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

BI Dukung Pengembangan Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah

SYARIAH
Indah/IDX Channel
Selasa, 26 Oktober 2021 15:49 WIB
Perry Warjiyo menyampaikan komitmen Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah diwujudkan melalui JIMF.
BI Dukung Pengembangan Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah (Dok.MNC Media)
BI Dukung Pengembangan Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan komitmen Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah diwujudkan melalui publikasi unggulan BI Journal of Islamic Monetary Economics and Finance (JIMF). 

"JIMF diharapkan dapat turut berkontribusi dalam upaya mendorong kebijakan-kebijakan yang inovatif, dan telah menjadi katalis untuk mempertemukan beragam gagasan, mengeksplorasi pengetahuan dan menginspirasi formulasi kebijakan, khususnya di bidang moneter, ekonomi dan keuangan Islam. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Bank Indonesia untuk meningkatkan kualitas jurnal secara signifikan dan berkontribusi bagi penciptaan ekosistem penelitian di bidang ekonomi dan keuangan syariah," ungkap Perry di acara konferensi internasional The 7th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference & Call for Papers (IIMEFC) yang dikutip dari keterangan pers Bank Indonesia (25/10). 

Konferensi ini menjadi salah satu rangkaian pada puncak acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021 yang digelar secara virtual, 25 Oktober 2021.

Puncak acara ISEF 2021 akan berlangsung selama 6 (enam) hari mulai 25-30 Oktober 2021. Rangkaian acara diselenggarakan secara hybrid, kerjasama antara Bank Indonesia dan Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS) dan sejumlah mitra strategis dibidang ekonomi keuangan syariah lainnya. 

Penyelenggaraan IIMEFC yang ke-7 pada tahun ini mengangkat tema “Strengthening Islamic Economy and Financial System in The Post Pandemic Era, Digitalization and Sustainability"dan diselenggarakan bersama dengan ICIEF ke-13. Tema ini relevan dengan situasi saat ini yang memungkinkan para peserta untuk mengeksplorasi kebijakan baru dan inovatif guna menghadapi tantangan ekonomi terkini akibat pandemi Covid-19, dan dalam mempersiapkan era pasca pandemi dan digitalisasi. 

IIMEFC yang ke-7 berhasil menghimpun 251 makalah dari penulis yang berasal dari 27 negara, antara lain Amerika, Australia, Bahrain, Bangladesh, Bosnia & Herzegovina, Brunei Darussalam, Prancis, India, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Palestina, Turki, dan Saudi Arabia. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bank Indonesia dengan International Association for Islamic Economics (IAIE) dan sejumlah mitra penting lainnya seperti Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI).

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD