sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekonomi Syariah 2025 Tumbuh Positif, Ini Faktor Pendorongnya

Syariah editor Rohman Wibowo
13/02/2026 19:18 WIB
Kinerja ekonomi syariah pada 2025 tumbuh positif, ditopang oleh rantai nilai halal di sejumlah sektor.
Ekonomi Syariah 2025 Tumbuh Positif, Ini Faktor Pendorongnya (FOTO:iNews Media Group)
Ekonomi Syariah 2025 Tumbuh Positif, Ini Faktor Pendorongnya (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kinerja ekonomi syariah pada 2025 tumbuh positif, ditopang oleh rantai nilai halal di sejumlah sektor. Capaian ekonomi syariah ini turut berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB).

"Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi 2025 yang mencapai 5,11 persen, sektor halal value chain juga tumbuh 6,2 persen. Ini didorong oleh peningkatan kinerja pada sektor dan makanan minuman halal, pariwisata ramah muslim, serta modest fashion," kata Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (DEKS BI) Imam Hartono dalam acara Sharia Economic and Financial Outlook di kantor BI, Jumat (13/2/2026).

Selain itu, Imam mengatakan perkembangan positif ekonomi syariah pada 2025 tercermin pada sektor keuangan syariah di mana pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,66 persen dengan didukung oleh penyaluran Insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) Syariah sebesar Rp35 triliun.

Penguatan keuangan sosial dan keumatan dinilai prospektif untuk terus diakselerasi. BI mencatat sisi keuangan sosial seperti penyaluran ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) melalui Baznas terus tumbuh dengan realisasi akumulatif hingga kuartal II-2025 mencapai Rp52,5 triliun atau meningkat 43 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp36,8 triliun. 

"Selain ZIS, inovasi instrumen blended finance, Cash Waqf Linked Sukuk juga tumbuh 22 persen, dengan outstanding pada akhir tahun 2025 mencapai Rp1,47 triliun," tutur Imam.

Dia menyebut, tren positif ekonomi syariah bakal terus berlanjut. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi syariah 2026 di kisaran 4,9 sampai 5,7 persen.

Ke depan, prospek ekonomi dan keuangan syariah nasional diperkirakan tetap positif, semakin strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement