Tak hanya berhasil memperbaiki peringkat, Indonesia juga membukukan skor tertinggi sepanjang keikutsertaannya dalam pemeringkatan GMTI. Capaian skor 79 menunjukkan semakin kuatnya daya saing Indonesia dalam menarik wisatawan Muslim global.
Peningkatan tersebut menjadi sinyal bahwa berbagai upaya pengembangan ekosistem wisata ramah Muslim mulai membuahkan hasil.
Indonesia dinilai terus memperkuat layanan yang dibutuhkan wisatawan Muslim, mulai dari ketersediaan tempat ibadah, kemudahan memperoleh makanan halal, fasilitas di bandara, hingga akomodasi yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim.
Selain itu, kekayaan budaya dan warisan Islam yang tersebar di berbagai daerah turut menjadi nilai tambah yang memperkuat daya tarik Indonesia di mata wisatawan dunia.
Dalam pemeringkatan tahun ini, Qatar berada di posisi kelima dengan skor 76. Sementara itu, Uni Emirat Arab turun empat peringkat ke posisi keenam dengan skor 75. Bahrain menjadi negara dengan lonjakan terbesar setelah naik lima peringkat ke posisi ketujuh.