sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jelang Kedatangan Jamaah Haji, Linjam Perkuat Perlindungan di Madinah

Syariah editor Kunthi Fahmar Sandy
22/04/2026 06:46 WIB
Linjam Daerah Kerja Madinah memastikan kesiapan penuh dalam memberikan perlindungan kepada jamaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci pada musim haji.
Jelang Kedatangan Jamaah Haji, Linjam Perkuat Perlindungan di Madinah (FOTO:Dok Laman Kemenhaj)
Jelang Kedatangan Jamaah Haji, Linjam Perkuat Perlindungan di Madinah (FOTO:Dok Laman Kemenhaj)

IDXChannel - Seksi Layanan Perlindungan Jamaah (Linjam) Daerah Kerja Madinah memastikan kesiapan penuh dalam memberikan perlindungan kepada jamaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci pada musim haji 2026.

Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Linjam) Daker Madinah, Ali Nurohim, menuturkan pihaknya telah mengerahkan seluruh personel untuk disiagakan di berbagai titik layanan.

“Total ada 60 personel Linjam yang kami tempatkan di Kantor Daker, sektor-sektor, dan Seksus,” ujarnya di Madinah, dikutip Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, personel yang bertugas di sektor akan fokus memberikan perlindungan langsung kepada jamaah yang berada di hotel-hotel pemondokan. Kehadiran petugas Linjam diharapkan dapat memberikan rasa aman dan ketenangan bagi jamaah dalam menjalankan ibadah.

“Tujuan utama kami adalah memastikan jamaah merasa tenang dan yakin bahwa mereka dilindungi selama beribadah,” kata dia.

Selain aspek keamanan, Linjam juga menangani berbagai permasalahan teknis yang dihadapi jamaah, seperti koper yang tertukar atau hilang. Petugas akan membantu proses pencarian dan pengembalian barang milik jamaah.

“Termasuk jika ada koper yang tertukar, Linjam akan membantu mencarikan dan menyelesaikan,” tutur dia.

Linjam juga memberikan perlindungan dalam mobilitas jamaah, khususnya perjalanan dari hotel menuju Masjid Nabawi. Pengamanan dilakukan untuk memastikan jamaah dapat berangkat dan kembali dengan aman tanpa kendala.

Dari total 60 personel, masing-masing sektor ditempatkan tiga petugas Linjam, sementara di Seksus terdapat 32 personel yang dibagi ke dalam lima pos pengamanan di area Masjid Nabawi.

Adapun titik pos Linjam di Masjid Nabawi tersebar di beberapa pintu strategis, yakni Pintu 336 (Pos 1), Pintu 328 (Pos 2), Pintu 310 (Pos 3), Pintu 360 (Pos 4), serta area Raudhah (Pos 5).

“Di Masjid Nabawi terdapat lima pos Linjam yang siaga 24 jam penuh untuk melayani dan melindungi jamaah,” katanya. Ali mengimbau jamaah agar tidak berangkat sendirian saat menuju masjid, melainkan menggunakan sistem berpasangan atau rombongan kecil (buddy system). 

Hal ini untuk menghindari jamaah terpisah dari rombongan dan memudahkan saling membantu jika terjadi kendala di lapangan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga identitas jamaah, khususnya kartu Nusuk, agar selalu melekat dan tidak tertinggal di hotel.

“Jangan sampai kartu Nusuk hilang atau tertinggal, karena itu penting untuk kelancaran ibadah,” kata dia. Dengan kesiapan personel dan sistem pengamanan yang terstruktur, Linjam Daker Madinah berharap jamaah haji Indonesia dapat beribadah dengan lebih aman, nyaman, dan khusyuk di Masjid Nabawi maupun selama mobilitas di Madinah.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement