IDXChannel - Wall Street ditutup lebih rendah pada hari Selasa (21/4/2026), setelah laporan media mengisyaratkan kegagalan dalam perundingan perdamaian antara AS dan Iran.
Dilansir dari laman Investing Rabu (22/4/2026), fokus juga tertuju pada sidang konfirmasi Kongres untuk calon ketua Federal Reserve Kevin Warsh, yang menyerukan "perubahan rezim" di bank sentral. Bahkan dia mengatakan akan menjunjung tinggi independensi bank sentral jika diberi jabatan tersebut.
Indeks acuan S&P 500 turun 0,6 persen menjadi 7.064,05 poin, berbalik arah dari kenaikan hingga 0,4 persen. Indeks NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,6 persen menjadi 24.259,96 poin, menghapus kenaikan hingga 0,5 persen.
Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average yang didominasi saham blue-chip turun 0,6 persen menjadi 49.149,60 poin, menghapus kenaikan hingga 0,8 persen.
Beralih ke konflik Timur Tengah, ketidakpastian terus meningkat mengenai nasib pembicaraan perdamaian lebih lanjut antara AS dan Iran. Wall Street awalnya dibuka lebih tinggi dan mempertahankan kenaikan tersebut di pagi hari di tengah harapan yang tinggi untuk kesepakatan, tetapi kemudian suasana hati dengan cepat berubah menjelang siang.