Menurutnya, jamaah yang sudah berniat melaksanakan ibadah sunnah tetap memperoleh pahala meski tidak dapat menunaikannya karena uzur atau alasan kesehatan. Karena itu, lansia maupun jamaah dengan kondisi fisik terbatas diminta tidak memaksakan diri terus-menerus datang ke masjid.
“Kalau sudah punya niat baik untuk shalat di masjid lalu terhalang karena kondisi kesehatan atau demi menjaga stamina, insyaAllah tetap mendapatkan pahala,” katanya.
Kiai Cholil menjelaskan, bagi jamaah yang tinggal di hotel sekitar kawasan Masjid Nabawi maupun Masjidil Haram, ibadah yang dilakukan di pemondokan tetap bernilai ibadah dan tidak perlu menimbulkan kegelisahan apabila tidak mampu terus berada di masjid.
Ia menilai sebagian jamaah terkadang terlalu bersemangat menjalani ibadah sunnah hingga melupakan pentingnya menjaga kebugaran tubuh menghadapi cuaca panas dan kepadatan menjelang Armuzna.
Senada dengan itu, Asrorun Ni'am Sholeh mengingatkan agar jamaah tidak terjebak pada semangat “aji mumpung” selama berada di Tanah Suci.