IDXChannel - Pelayanan kepada jamaah haji dan diperkuat mulai dari tingkat bawah, tempat calon jamaah pertama kali berinteraksi dengan sistem pelayanan haji.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Ian Heriyawan, saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Utara.
Dengan orientasi utama pada kebutuhan dan kepentingan jamaah, Ian menekankan bahwa penyelenggaraan haji harus dipersiapkan tidak hanya dilihat dari satu tahapan atau satu unit kerja. Setiap proses memiliki keterkaitan dengan proses berikutnya. Karena itu, ketelitian pada tahap awal akan menentukan kualitas pelayanan pada tahapan selanjutnya.
“Pelayanan itu dimulai dari hulu sampai hilir. Dari ketika calon jamaah mulai terdata, mempersiapkan dokumen dan kesehatan, mengikuti manasik, berangkat ke Tanah Suci, mendapatkan pelayanan selama di Arab Saudi, sampai kembali ke Tanah Air. Semua harus dipastikan berjalan dengan baik,” ujar Ian dikutip Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi pelayanan. Ia meminta seluruh jajaran di daerah memberikan perhatian serius terhadap akurasi data calon jamaah haji.