AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Kualitas Pembiayaan hingga Digitalisasi, Ini PR Besar BCA Syariah di Semester II - 2021

SYARIAH
Oktiani Endarwati
Jum'at, 06 Agustus 2021 15:33 WIB
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengatakan sejumlah tantangan yang akan dihadapi BCA Syariah di semester II.
Kualitas Pembiayaan hingga Digitalisasi, Ini PR Besar BCA Syariah di Semester II - 2021 (Dok.MNC Media)
Kualitas Pembiayaan hingga Digitalisasi, Ini PR Besar BCA Syariah di Semester II - 2021 (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan bagi kinerja PT Bank BCA Syariah. Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengatakan, dampak dari Covid-19 terhadap kinerja perusahaan terbagi menjadi dua.

Pertama, tantangan untuk pembiayaan di mana perusahaan masih melihat dinamika dari kualitas pembiayaan yang telah diberikan. "Tentu kami harus intens dengan nasabah dengan menanyakan langsung bagaimana perkembangannya, dampaknya terhadap usaha. Itu untuk pembiayaan," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (6/8/2021).

Kedua, melayani nasabah agar tetap nyaman bertransaksi di tengah situasi pandemi Covid-19. Dalam hal ini, BCA Syariah terus mengembangkan layanan-layanan baru lewat sinergi dengan BCA sehingga perseroan bisa tumbuh secara berkelanjutan.

"Kami meningkatkan digitalisasi dalam bentuk layanan. Kami juga melakukan sinergi dengan BCA secara cepat sehingga bisa meningkatkan digitalisasi," jelasnya.

Yuli melanjutkan, pandemi Covid-19 turut mendorong percepatan penggunaan perbankan elektronik diantaranya tercermin dari transaksi melalui e-channel yang mendominasi jumlah transaksi nasabah di BCA Syariah selama tahun 2021 hingga 54%.

Jumlah pengguna juga meningkat signifikan dimana user mobile banking BCA Syariah Mobile meningkat 66,5% menjadi sebanyak 61.000 pengguna dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 37.000 pengguna.

Sementara pengguna internet banking Klik BCA Syariah meningkat 121% menjadi sekitar 12.800 pengguna dibandingkan tahun lalu di kisaran 6.000 pengguna.

Direktur BCA Syariah Pranata mengatakan, ada beberapa kebijakan strategis untuk mempertahankan pertumbuhan di semester I/2021. Perusahaan melakukan inovasi dalam layanan dan produk unggulan untuk peningkatan portofolio dana murah.

"Ke depan, untuk manajemen risiko kita fokuskan terhadap pertumbuhan yang berkualitas, lalu penguatan SDM melalui pengembangan yang kita lakukan selama semester I 2021," tuturnya.   

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD