AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Kunjungan Menag ke Saudi, Sekjen MUI: Kita Doakan Umrah Segera Dibuka

SYARIAH
Widya Michella
Rabu, 24 November 2021 07:51 WIB
Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan berharap kunjungan Menag ke Saudi bisa segera mewujudkan keinginan jamaah RI untuk berangkat umrah.
Kunjungan Menag ke Saudi, Sekjen MUI: Kita Doakan Umrah Segera Dibuka (Dok.MNC Media)
Kunjungan Menag ke Saudi, Sekjen MUI: Kita Doakan Umrah Segera Dibuka (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas terbang ke Tanah Suci, Makkah, Saudi Arabia pada Jumat (19/11/2021). Ia ke sana untuk membahas sejumlah hal, salah satunya membahas kelanjutan umrah bagi jamaah Indonesia.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan mengatakan berangkatnya Menag ke Arab Saudi untuk melaksanakan misi indonesia dalam hal pembukaan penyelenggaraan umrah tahun 1443H. Sehingga menurutnya semua umat Islam turut mendoakan keberangkatan beliau. 

"Saya memang mendapat info itu. Semua umat Islam mendoakan misi Kementerian Agama. Karena ini penting melakukan dialog komunikasi dengan Kementerian di Arab Saudi, raja Arab Saudi jauh-jauh sebelumnya setelah pandemi ini landai,"kata Amirsyah saat ditemui di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa,(23/11/2021).

Amirsyah turut mengapresiasi baik kebijakan Arab Saudi maupun kebijakan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) yang secara proaktif melakukan komunikasi untuk pelaksanaan umrah ke depan.

"Tentu kita mengapresiasi secara proaktif, pemerintah terus melakukan komunikasi-komunikasi sehingga pelaksanaan umrah ini kita harapkan ke depan dibuka peluang meskipun dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat,"ucapnya.

Terkait pelaksanaan umrah menggunakan protokol kesehatan (Prokes) menurutnya penting karena seluruh dunia masih berada dalam situasi pandemi. Sehingga Indonesia harus belajar secara perlahan-lahan menuju adaptasi kebiasaan baru.

"Kalau secara gradual saya kira itu sudah benar, secara total keseluruhan mungkin masih harus berhati-hati karena jangan sampai kita lalai protokol kesehatan yang dikhawatirkan akan muncul gelombang kesekian kali. Tentu tidak kita inginkan sekali lagi, mari kita waspadai,"ujar dia.


(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD