Menhaj juga mengimbau calon jamaah agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi kesehatan, kesiapan fisik dan mental, maupun pemahaman manasik. Menurut dia, kesiapan tersebut menjadi bekal penting agar jamaah dapat menjalankan ibadah secara optimal ketika berada di Tanah Suci.
(kunthi fahmar sandy)