AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Peringati Hari Santri, Jokowi Minta RI Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah

SYARIAH
Dita Angga Rusiana
Jum'at, 22 Oktober 2021 11:16 WIB
Presiden Jokowi meminta agar Indonesia dapat menjadi pusat ekonomi syariah dunia.
Peringati Hari Santri, Jokowi Minta RI Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah
Peringati Hari Santri, Jokowi Minta RI Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta agar Indonesia dapat menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

“Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, harus menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah dan industri halal di dunia.  Indonesia harus menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia,” katanya Jumat (22/10/2021).

Menurutnya saat ini perkembangan ekonomi syariah Indonesia cukup pesat. Berdasarkan data The State of Global Islamic Economy  Indicator Report, sektor ekonomi syariah Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang berarti.

“Ini kita lihat dari tahun demi tahun. Tahun 2018 ekonomi syariah Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia. Ini di 2018. Kemudian di tahun 2019, naik menjadi peringkat 5. Dan tadi seperti yang disampaikan oleh bapak wapres di tahun 2020, ekonomi syariah Indonesia sudah berada di peringkat 4 dunia.  Naik, naik, naik terus,” ungkapnya.

Meski begitu dia meminta agar tidak berpuas diri dengan capaian tersebut. Pasalnya Jokowi yakin bahwa ekonomi syariah Indonesia bisa lebih meningkat lagi.  

“Namun kita tidak boleh berpuas diri. Perlu ada upaya yg sinergis antar pemangku kepentingan agar ekonomi syariah kita tumbuh lebih pesat lagi.  Dan itulah peran penting yang harus dimainkan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES),” tuturnya.

Dia mengaku menaruh harapan besar pada MES untuk menjadi jembatan bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah. Utamanya untuk membangun ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Termasuk juga dalam membangun ekonomi inklusif yang memberdayakan dan mampu bertahan menghadapi berbagai macam krisis.

“Sebagai organisasi keumatan, MES diharapkan menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah yang membumi, yang menyentuh ekonomi umat secara langsung, yang melahirkan lebih banyak wirausaha-wirausaha dari kalangan santri, yang menggerakkan perekonomian yang inklusif,” pungkasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD