AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Satu Warga Saudi Terkonfirmasi Omicron, Ibadah Umrah Masih Tunggu Kepastian

SYARIAH
Novi Fauziah
Jum'at, 03 Desember 2021 07:04 WIB
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, pemerintah masih menunggu kepastian dari pemerintah Arab Saudi terkait pemberangkatan umrah.
Satu Warga Saudi Terkonfirmasi Omicron, Ibadah Umrah Masih Tunggu Kepastian. (Foto: MNC Media)
Satu Warga Saudi Terkonfirmasi Omicron, Ibadah Umrah Masih Tunggu Kepastian. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, pemerintah masih menunggu kepastian dari pemerintah Arab Saudi terkait pemberangkatan umrah di bulan ini. Apalagi, satu orang warga Saudi diketahui terkonfirmasi terpapar varian Omicron.

"Jadi kami dari Kemenag pasti akan terus mengikuti perkembangan yang ada," ujar Wamenag saat ditemui di Kantor Kemenangan Agama (Kemenag), Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (2/12/21).

Kemudian terkait dengan rencana adanya keberangkatan pada Desember 2021 ini, kata Wamenag, akan terus mempersiapkan dan berkoordinasi dengan pihak otoritas Arab Saudi untuk menyelesaikan teknis pemberangkatannya, yaitu para calon jamaah umrah.

Wamenag melanjutkan, ada juga beberapa hal yang harus diselesaikan, seperti mengintegrasikan antara aplikasi PeduliLindungi dan Tawakalna. Serta integrasi terhadap sistem vaksinasi pihaknya dengan Arab Saudi.

"Saya kira masih banyak hal yang harus dituntaskan dan teknis di dalam negeri, jadi saya kira kalau itu diselesaikan sudah bisa berangkat," terangnya.

Sementara itu sebelumnya, berdasarkan data yang ada pada sistem informasi pengawasan terpadu umrah dan haji khusus (Siskopatuh) hingga saat ini terdapat 59.757 jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya, karena COVID-19. 

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menuturkan, ada sebanyak 18.752 orang yang telah memiliki visa dan siap untuk diberangkatkan.

"Jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya menjadi prioritas yang diberangkatkan pada tahap awal dibukanya penyelenggaraan umroh pada bulan Desember nanti," kata Menag dalam keterangannya.

Akan tetapi, lanjut dia, dari 18.752 orang, pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak orang yang akan berangkat ke Tanah Suci. Namun hal tersebut dapat dilihat berdasarkan range umur yang ditetapkan pemerintah Saudi yakni umur 18 hingga 65 tahun.

"Kita punya rincian secara umum dari yang pegang visa dan kemungkinan berangkat kita bisa lihat dari statistik usianya,yang kurang dari 18 tahun artinya dia tidak bisa berangkat karena peraturan umur itu adalah 889 calon jamaah dan yang lebih dari 65 tahun itu ada 2.549," ujar Menag saat rapat kerja bersama komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Selasa,(30/11/2021).

"Sementara berumur di range yang diperkenankan untuk bisa masuk ke Saudi Arabia itu sejumlah 15.314," tambahnya. (TYO

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD