Ia juga menambahkan bahwa para fasilitator diharapkan mampu mengarahkan peserta diklat pada layanan yang tepat, termasuk pemahaman alur registrasi dan pelayanan di lapangan.
Tak hanya itu, calon petugas haji juga dibekali kemampuan bahasa Arab melalui pembelajaran intensif yang dibimbing oleh sembilan pengajar khusus.
Dengan pelatihan yang komprehensif ini, Kementerian Haji dan Umrah optimistis penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M dapat berjalan lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi jamaah haji Indonesia.
(kunthi fahmar sandy)