AALI
9875
ABBA
324
ABDA
6600
ABMM
1435
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3410
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
348
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1300
ALKA
304
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.87
-1.14%
-5.85
IHSG
6655.17
-1.06%
-71.21
LQ45
949.49
-1.07%
-10.27
HSI
24656.46
-1.24%
-309.09
N225
27588.37
0.24%
+66.11
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
847,156 / gram

Tanda Sudah Divaksin, Tim Advance Amphuri Pakai Gelang di Saudi Saat Umrah

SYARIAH
Widya Michella
Rabu, 29 Desember 2021 18:20 WIB
Jamaah uji umrah Indonesia kini menggunakan gelang penanda sebagai bentuk konfirmasi telah divaksin.
Ilustrasi ibadah umrah
Ilustrasi ibadah umrah

IDXChannel - Ketua Tim Advance Mitigasi Sistem Umrah Amphuri, Azhar Gazali mengatakan jamaah uji umrah Indonesia kini menggunakan gelang penanda sebagai bentuk konfirmasi telah divaksin.

Untuk gelang penanda tersebut dilaporkan dan diurus oleh muassasah setempat. Gelang itu juga sebagai penanda bahwa jemaah Indonesia telah terdaftar aplikasi Tawakalna Arab Saudi.

"Dimana, nantinya setiap jamaah akan diberikan penanda berupa gelang sebagal alat pengenal dan bukti bahwa mereka telah terdaftar di tawakalna sebagai jamaah umrah," kata Azhar dikutip dalam rilis resminya, Rabu (29/12/2021). 

Azhar mengatakan, aplikasi Tawakalna tidak digunakan untuk memasuki area pelataran Masjid Nabawi. Namun jamaah tetap diminta untuk memakai masker.

“Aplikasi tawakkalna hanya digunakan saat jamaah akan mengunjungi Raudhah,” kata Azhar. 

Sebelumnya, tim advance umrah telah tiba di Madinah, Rabu (29/12/2021) dini hari. Selanjutnya, seluruh tim akan menginap selama empat malam di Hotel Milenium Aqeeq yang terletak tak jauh dari pelataran Alharam. Di hotel ini, setiap kamar
diisi dua orang (double).

“Alhamdulillah, kami disambut oleh pihak hotel dan muassasah dengan hangat, penuh rasa haru dan gembira. Betapa tidak, kami yang berjumlah hanya 25 orang menjadi grup pertama umrah dari Indonesia yang tiba di Madinah,” kata Azhar.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD