IDXChannel—Simak tata cara kurban Iduladha. Setiap tahun umat Muslim merayakan Iduladha dengan salat ied dan menyembelih hewan kurban setelahnya. Meskipun begitu, tiap tahun tentu ada banyak orang yang berkurban untuk pertama kalinya.
Dalam Islam, ibadah kurban diatur dengan syariat yang harus dipatuhi. Mulai dari syarat-syarat orang yang wajib berkurban, jenis hewan yang boleh dikurbankan, waktu pelaksanaan penyembelihan, hingga tata cara penyembelihannya.
Tata Cara Kurban Iduladha: Syarat, Jenis Hewan, dan Waktu Pelaksanaannya
Melansir Dompet Dhuafa (25/5/2026), secara umum kurban diperuntukkan bagi orang yang mampu secara ekonomi dengan batas ‘masih memiliki kelebihan bahan pokok, pakaian, hingga tempat tinggal untuk diri dan keluarga saat Iduladha dan Hari Tasyrik.’
Berikut ini adalah syarat orang yang berkurban:
- Seorang Muslim/Muslimah
- Telah berusia baligh ditandai dengan keluar mani untuk anak laki-laki dan keluar darah haid untuk perempuan
- Berakal
- Jika belum baligh, maka tidak diminta melakukan sembelian, tetapi sunnah bagi walinya untuk berkurban atas anak tersebut
- Mampu (dalam kondisi memiliki lebih dari bahan pokok dan kebutuhan dasar untuk diri sendiri dan keluarga saat Iduladha dan Hari Tasyrik)
Artinya, jika Anda benar-benar tidak mampu secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar diri sendiri dan keluarga. Anda tidak diharuskan untuk membeli hewan kurban saat Iduladha.
Kemudian, Islam juga mengatur jenis dan syarat hewan kurban yang boleh dikurbankan. Tujuannya agar orang berkurban dengan hewan-hewan terbaik dalam keadaan sehat dan layak untuk dikonsumsi.