sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Belanja AI Raksasa Teknologi Rp10,8 Triliun Terancam Gagal Akibat Tekanan Krisis Energi

Technology editor Kontributor IDX Channel
01/05/2026 03:00 WIB
Investasi besar-besaran dalam kecerdasan buatan (AI) yang menopang kenaikan rekor di bursa saham menghadapi rintangan besar akibat konflik Timur Tengah.
Belanja AI Raksasa Teknologi Rp10,8 Triliun Terancam Gagal Akibat Tekanan Krisis Energi. (Foto: iNews Media Group)
Belanja AI Raksasa Teknologi Rp10,8 Triliun Terancam Gagal Akibat Tekanan Krisis Energi. (Foto: iNews Media Group)

Euforia terhadap AI sebelumnya telah mendorong indeks saham global melampaui rekor tertinggi pada 2025. Namun, momentum tersebut mulai melemah sejak konflik tersebut.

Di sisi lain, biaya energi menjadi kendala. Operasional pusat data yang menopang AI membutuhkan konsumsi listrik dalam jumlah besar, sehingga sangat bergantung pada harga energi dan kapasitas infrastruktur.

Dalam konferensi energi CERAWeek di Houston pekan lalu, para eksekutif industri minyak memperingatkan bahwa risiko pasokan belum sepenuhnya tercermin dalam harga saat ini, sehingga membuka potensi kenaikan lebih lanjut yang dapat berdampak luas pada ekonomi global.

"Kita sedang menghadapi pertanyaan besar seputar pertumbuhan global. Karena jika harga energi melonjak 30 persen, itu akan merugikan konsumen, itu akan merugikan perusahaan,” kata Otto.

Reporter: Nasywa Salsabila

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement