sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Hong Kong Kebanjiran IPO, 5 Big Tech China Bidik Dana Rp100 Triliun

Technology editor Tim IDXChannel
30/06/2026 10:20 WIB
Pasar penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) mencatatkan salah satu hari tersibuk sepanjang tahun ini.
Bursa Hong Kong Kebanjiran IPO, 5 Big Tech China Bidik Dana Rp100 Triliun. (Foto: Magnific)
Bursa Hong Kong Kebanjiran IPO, 5 Big Tech China Bidik Dana Rp100 Triliun. (Foto: Magnific)

Aksi korporasi terbesar dipimpin oleh Luxshare Precision Industry. Perusahaan yang telah melantai di Bursa Shenzhen sekaligus pemasok utama komponen raksasa Apple Inc ini membidik dana segar hingga HKD24,27 miliar (sekitar Rp56,33 triliun), setelah mematangkan rencana dual-listing ini selama lebih dari setahun.

Berdasarkan prospektusnya, Luxshare melepas 383,5 juta saham dengan harga penawaran maksimal HKD63,28 per komponen saham. Harga final akan ditetapkan pada 8 Juli 2026, dan perdagangan perdana dijadwalkan mulai keesokan harinya. Luxshare dikenal sebagai produsen perangkat elektronik vital, mulai dari router, modul pengisian daya nirkabel, hingga peralatan konferensi video.

Selain Luxshare, empat emiten teknologi tinggi China lainnya yang turut meramaikan papan perdagangan Hong Kong pekan ini adalah Chaozhou Three-Circle. Produsen bahan keramik elektronik dan komponen untuk industri otomotif serta peralatan chip ini membidik dana segar hingga USD933,7 juta (sekitar Rp16,69 triliun).

Kemudian, ada Nexchip Semiconductor, perusahaan manufaktur semikonduktor dengan model bisnis pengecoran chip (foundry), yang menargetkan perolehan dana IPO hingga USD910,2 juta (sekitar Rp16,27 triliun).

Guangdong Dtech Technology, produsen mata bor mikro dan peralatan presisi untuk pembuatan papan sirkuit cetak (PCB), mengincar dana hingga USD625,9 juta (sekitar Rp11,19 triliun).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement