BYD juga menjual 224.072 kendaraan hibrida plug-in (PHEV), turun 25,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini merupakan bulan kesembilan berturut-turut penurunan penjualan PHEV, yang dimulai pada April.
BYD menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin (ICE) saja pada April 2022, dan hanya fokus pada kendaraan listrik murni (BEV) dan PHEV.
Sementara itu, penjualan di luar negeri sepanjang Desember mencapai rekor 133.172 kendaraan pada Desember, naik 133 persen dari tahun lalu.
Berdasarkan catatan CarNewsAsia, jika hasil seluruh penjualan kendaraan komersial dan bus digabungkan, makan angka penjualan sedikit lebih tinggi, yaitu 420.398 unit pada Desember dan 4.602.436 unit pada 2025.
(Febrina Ratna Iskana)