IDXChannel - Produsen mobil Jepang, Nissan, mencatat kerugian yang lebih besar pada Oktober-Desember 2025.
Dilansir dari AP pada Jumat (13/2/2026), Nissan Motor Corp mencatat kerugian sebesar 28,3 miliar yen atau sekitar Rp3 triliun pada kuartal lalu.
Angka tersebut dua kali lipat dari kerugian 14 miliar yen yang tercatat pada kuartal yang sama setahun sebelumnya.
Penjualan kuartalan turun enam persen menjadi 3 triliun yen, turun tipis dari 3,2 triliun yen setahun sebelumnya.
Baca Juga:
“Sayangnya, ketika Anda melakukan restrukturisasi, ada biaya yang dikeluarkan,” kata CEO Nissan Ivan Espinosa kepada wartawan.