Satu satelit akan memantau industri kapas Uzbekistan, sementara satelit lainnya, yang dinamakan Lampung-1, akan mendukung produksi pertanian Indonesia.
China mengatakan misi ini memajukan upaya untuk menggunakan AI dan teknologi luar angkasa untuk mendukung pertanian, meteorologi, eksplorasi mineral, dan manajemen bencana di dunia berkembang. (Wahyu Dwi Anggoro)