IDXChannel - Startup kecerdasan buatan (AI) China, DeepSeek, sedang dalam pembicaraan untuk menggelar penggalangan dana besar perdana.
Dilansir dari The Financial Times pada Minggu (17/5/2026), penggalangan dana tersebut dapat membuat DeepSeek memiliki valuasi sebesar USD45 miliar atau sekitar Rp780 triliun.
Pembicaraan tersebut dilaporkan dipimpin oleh Dana Investasi Industri Sirkuit Terpadu China, lembaga milik pemerintah yang memainkan peran sentral dalam mendukung sektor semikonduktor dan teknologi canggih negara tersebut.
Jika terwujud, kesepakatan tersebut akan menjadi putaran penggalangan dana besar pertama DeepSeek dan menempatkannya di antara perusahaan AI paling berharga di dunia.
Langkah ini juga menggarisbawahi upaya China untuk memperkuat kemampuannya di sektor AI, di tengah rivalitas dengan Amerika Serikat (AS).
Potensi investasi ini mencerminkan persaingan yang semakin ketat dalam perlombaan AI global, di mana pemerintah dan investor besar mendukung perusahaan-perusahaan unggulan domestik untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dan membangun kemandirian strategis.
DeepSeek baru-baru ini meluncurkan model AI terbarunya, setelah versi sebelumnya menarik perhatian Silicon Valley dan Wall Street. (Wahyu Dwi Anggoro)