IDXChannel - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Amerika Serikat (AS) OpenAI menuduh pesaingnya dari China, DeepSeek, menyontek sejumlah model AI buatan AS.
Dalam sebuah memo yang ditujukan kepada Kongres AS, OpenAI mengatakan bahwa DeepSeek menggunakan metode distilasi untuk mengembangkan model AI R1 buatannya.
Melalui metode distilasi, satu model AI memanfaatkan output model AI lain untuk tujuan pelatihan guna mengembangkan kemampuan serupa. Alhasil, DeepSeek tidak memerlukan investasi besar untuk melatih model AI buatannya.
"Ada upaya yang terus-menerus untuk memanfaatkan kemampuan yang dikembangkan oleh OpenAI dan laboratorium terdepan AS lainnya," kata OpenAI dalam memo itu, dilansir dari Bloomberg pada Jumat (13/2/2026).
Karena DeepSeek dan banyak perusahaan China lainnya tidak mengenakan biaya berlangganan, prevalensi distilasi dapat menimbulkan ancaman bisnis bagi perusahaan AS seperti OpenAI dan Anthropic yang telah menginvestasikan miliaran dolar dalam infrastruktur AI dan mengenakan biaya untuk layanan premium mereka.