Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS John Moolenaar, ketua Komite China di lembaga itu, mengatakan bahwa perusahaan China kerap mencuri kekayaan intelektual buatan AS.
"Perusahaan-perusahaan China akan terus menyaring dan mengeksploitasi model AI Amerika untuk keuntungan mereka, seperti ketika mereka menjiplak OpenAI untuk membangun DeepSeek," katanya.
Memo OpenAI kepada DPR AS menunjukkan bahwa upayanya untuk memblokir praktek distilasi gagal menghilangkan masalah tersebut. Investigasi internal OpenAI menunjukkan bahwa akun yang terkait dengan karyawan DeepSeek berupaya untuk menghindari pengamanan yang ada dengan mengakses melalui router pihak ketiga. (Wahyu Dwi Anggoro)