Grab mengatakan pihaknya sedang berupaya memastikan bahwa operasional layanan tetap stabil.
"Kami sedang berinteraksi dengan komunitas pengemudi kami untuk mendengarkan kekhawatiran dan mengklarifikasi informasi yang salah," kata Grab dalam sebuah pernyataan.
Para pengemudi mengklaim bahwa sejak Grab mengubah struktur pembayarannya pada Juli, potongan sekarang bisa mencapai 50 persen dari tarif.
Pemotongan tersebut akan membuat pengemudi hanya mendapatkan penghasilan bersih sekitar 2.600 dong (Rp1.700) per kilometer (km) untuk perjalanan sepeda motor dan sekitar 6.000 dong (Rp4.000) per km untuk perjalanan mobil, dan mereka masih perlu membayar biaya bahan bakar, perawatan, dan penyusutan kendaraan.
Grab adalah salah satu operator layanan transportasi online terbesar di Vietnam dan juga menjalankan layanan pengiriman makanan dan layanan digital lainnya di negara tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)