IDXChannel - Pemerintah Inggris bersiap memperketat aturan terhadap platform media sosial X menyusul maraknya pembuatan dan penyebaran gambar deepfake hasil kecerdasan buatan (AI) tanpa persetujuan.
Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer memperingatkan X milik Elon Musk bisa kehilangan “hak untuk mengatur diri sendiri” jika gagal mengendalikan fitur chatbot AI Grok.
Berbicara di hadapan anggota parlemen pada Senin, Starmer menegaskan pemerintah tidak akan ragu turun tangan.
“Jika X tidak dapat mengendalikan Grok, kami akan melakukannya,” ujarnya, dilansir dari BBC, Selasa (13/1/2026).
Peringatan itu muncul setelah regulator media Inggris, Ofcom, membuka penyelidikan terhadap X atas laporan mengenai Grok yang digunakan untuk mengubah foto orang menjadi gambar tidak senonoh tanpa izin.