sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

LCGC Lesu di Pasaran, Daihatsu Soroti Pelemahan Konsumen Kelas Menengah

Technology editor M Fadli Ramadan
29/11/2025 17:00 WIB
Pasar LCGC (Low Cost Green Car) terpantau lesu sepanjang 2025 akibat tertekannya daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.
LCGC Lesu di Pasaran, Daihatsu Soroti Pelemahan Konsumen Kelas Menengah (Foto: iNews Media Group)
LCGC Lesu di Pasaran, Daihatsu Soroti Pelemahan Konsumen Kelas Menengah (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pasar LCGC (Low Cost Green Car) terpantau lesu sepanjang 2025 akibat tertekannya daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.

Seperti diketahui, pemerintah meluncurkan program LCGC agar seluruh masyarakat Indonesia bisa memiliki mobil. Hal tersebut berhasil mendongkrak penjualan mobil hingga 1 juta unit. Tapi, saat ini segmen mobil tersebut tak membantu mendorong penjualan.

"Secara year-to-date sampai Oktober, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, market yang paling turun itu adalah LCGC, penurunannya sebesar 4,1 persen," kata Marketing and Corporate Communication Director Astra Daihatsu Motor (ADM)  Sri Agung Handayani di arena GJAW 2025, ICE BSD City dikutip Sabtu (29/11/2025).

Sri Agung mengungkapkan, adanya penurunan penjualan pada segmen low MPV sekitar 2,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, segmen medium SUV juga mencatat penurunan, dengan berada di kisaran 1,1 persen.

"Sekarang LCGC tinggal tiga (pemain), berarti marketnya tinggal 16,3 persen. Padahal dulunya di angka 21,4 persen. Jadi penurunannya paling banyak, secara absolut besar sekali," tutur dia.

Daihatsu berharap perekonomian di Indonesia membaik tahun depan dengan sejumlah regulasi yang diterbitkan. Sebab, ini akan sangat berpengaruh pada industri otomotif, terutama yang bermain di segmen menengah ke bawah.

"Selama ekonomi makroekonomi yang baik, bisa bergulir pertumbuhan ekonominya membaik, ada daya beli, secara bulanannya dia sehat pendapatannya, maka first car buyer memiliki daya bayar yang baik juga," kata Sri Agung.

Melansir dari data penjualan secara wholesales dari Gaikindo, LCGC terdistribusi sebanyak 97.556 unit pada 10 bulan 2025. Angka itu turun 34,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 149.583 unit.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement