“Fitur keselamatan dan keamanan TIDAK boleh diperjualbelikan,” cuitnya. Ia justru menyarankan kepada “para CEO dan sejawatnya” agar menagih uang dari para peniru, alih-alih mengambil uang dari pelanggan yang sudah membayar perusahaan dengan data pribadi mereka.
Dewan Pengawas Facebook (The Real Facebook Oversight Board), kelompok lobi yang sangat kritis terhadap Meta, mencuit: “Kini Facebook ingin Anda mendanai sistem berbahaya yang menggerakkan seluruh bisnisnya.”
Meniru Elon Musk
Kekhawatiran yang lebih luas disampaikan Sinan Aral, profesor Institut Teknologi Massachusetts (MIT) yang melakukan eksperimen selama dua tahun untuk mengamati dampak pelabelan akun terhadap perilaku online.
Penelitiannya menunjukkan bahwa “petunjuk identitas” seperti Twitter Blue atau Meta Verified dapat menyebabkan lebih banyak reaksi “tanpa pikir panjang,” terbaginya pengguna ke dalam kelompok yang dianggap “layak dan tidak layak,” serta semakin besarnya fokus terhadap kepribadian seseorang alih-alih konten seseorang.
Analis keuangan mengatakan, sistem-sistem baru yang diujicobakan oleh perusahaan-perusahaan media sosial – setidaknya dalam jangka pendek – tidak akan menghasilkan uang sebanyak yang bisa dihasilkan Meta dari pengiklan.