Maka, sistem rekomendasi oleh SEEK AI lebih mampu memberikan ketepatan rekomendasi untuk perusahaan yang mengunggah ratusan iklan lowongan dan memproses ratusan rekrutmen di situs Jobstreet.
Dengan kata lain, perusahaan yang banyak beraktivitas di platform Jobstreet berpotensi mendapat rekomendasi dari SEEK AI dengan akurasi tinggi. Sama halnya dengan kandidat yang sering beraktivitas mencari lowongan kerja di platform tersebut.
Fitur pencocokan ini berlaku untuk perusahaan selaku pihak yang merekrut dan kandidat yang mencari pekerjaan.
“Jika data point-nya lebih banyak, rekomendasinya akan lebih akurat. Bagaimana rekruter melakukan penyortiran, memilih siapa yang diwawancarai, dan sebagainya. Profil kandidat yang disukai bagaimana. Jadi sampai ke orangnya (kandidat), bukan hanya perusahaannya,” kata Wisnu.
Seperti diketahui, Jobstreet by SEEK menerapkan teknologi AI untuk fitur Personalised Targeting. Fitur ini mampu mempelajari kebutuhan dan pola rekrutmen perusahaan pengguna layanan Jobstreet.