IDXChannel - Raksasa perbankan UBS memproyeksikan total pendapatan industri chip memori mencapai USD992 miliar, sekitar Rp17.900 triliun, pada 2026.
Menurut laporan Monthly Memory Chip Report dari UBS, angkanya diperkirakan naik hampir dua kali lipat menjadi USD1,76 triliun pada 2027.
Dilansir dari Investing pada Minggu (19/7/2026), UBS menyatakan bahwa permintaan AI terus menguat, berkat permintaan untuk kecerdasan buatan (AI) yang besar.
"Kekurangan pasokan struktural diperkirakan berlanjut setidaknya hingga pertengahan 2028," kata UBS.
Pasar chip memori global baru saja mengalami bulan terbaiknya dalam sejarah. Penjualan bulanan mencapai rekor USD74,6 miliar, naik 31,7 persen dari bulan sebelumnya.